Satu Jam Saja

Satu jam saja, waktu yang aku minta
dan yang aku sia – siakan
Ingin rasanya mengulang satu jam itu
satu jam yang merubah segalanya
maaf ternyata tidak cukup.

Di tempat itu aku kembali
duduk di tempat itu
Yang berbeda , tidak adanya dirimu
Mulai berangan untuk mengulang satu jam yang kau berikan
tapi hanya angan

Mungkinkah aku boleh meminta satu jam lagi
untuk menebus semua
kesalahanku.

Ah sudahlah
mungkin itu tidak akan terjadi
Aku hanya bisa berdoa
Kamu selalu bahagia
Dimanapun kamu berada, dengan siapapun
Dan
Setidaknya detik terakhir dari satu jamku
aku punggungmu berjalan menjauh dan hilang.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s